Just another WordPress.com site

Category Archives: waktu


persimpangan-jalan

Sumber gambar

Pagi ini saya tertarik dengan stiker di sepeda motor yang kebetulan lewat

Tertulis Universitas Indonesia dengan logo makaranya yang khas

Entah, yang bersangkutan adalah mahasiswa/alumni atau hanya sekedar fans

Kita tidak tau pasti

 

Hanya saja, saya mulai melihat jalan yang telah saya pilih

Tiap orang punya proritas hidup dan itulah yang mempengaruhi jalannya

Jika kita memang sudah menentukan prioritas hidup, maka kita dituntut untuk

Mengambil jalan yang akan kita lalui

Seperti Fahri dalam Novel Ayat-ayat Cinta yang menuliskan planning hidup

Selama sepuluh tahun kedepan

 

Begitulah hidup yang terarah, sehingga ketika kita mengalami kegamangan

Atau bahasa sekarangnya galau, maka kita bisa melihat lagi

Apa sih sebenernya tujuan hidup kita?

Sepuluh tahun lagi kita mau jadi apa?

Saya memilih jalan kuliah di luar, bukan di D4 STAN atau UI

Karena beberapa alasan, diantaranya adalah:

  1. Saya sudah sekali gagal masuk D4,
  2. UI biayanya sangat tinggi
  3. UI butuh waktu tempuh lama
  4. Kuliah di D4 dan UI konsentrasi ga boleh setengah-setengah
  5. UI ke rumah jaraknya “lumayan” dikondisi malam dan konsentrasi yang sangat berkurang karena diperas di kantor dan kelas

 

Akhirnya saya memilih kuliah di STEI karena:

1.  Biaya relatif lebih murah

2.  Ada kampus bekasi sehingga saya bisa kuliah bareng istri

3.  Untuk jurusan akuntansi pun akreditasinya A sama kan kayak UI? STAN aja nggak punya akreditasi, hehe no offense :P

4.  Waktu kuliah lebih cepat daripada UI, apalagi D4 STAN

 

Saya garis bawahi soal konsentrasi yang ga boleh setengah-setengah. Selama beberawa tahun ini saya semakin tertarik dengan dunia desain grafis dan berusaha untuk terus mengembangkannya. Dunia gambar menggambar adalah dunia yang sejak kecil saya suka. Melihat teman-teman yang jago gambar, adrenalin saya terpacu untuk bisa juga seperti mereka.

 

Kemudian soal dunia kerja. Tampaknya semenjak saya banyak baca buku-buku kewirausahaan saya jadi tertarik untuk membuat usaha sendiri. Kesemuanya membutuhkan curahan waktu dan pikiran yang tidak sedikit. Menggambar butuh banyak latihan, buku referensi, belajar dari master, atau bahkan kursus. Sedangkan berbisnis membutuhkan waktu, pikiran, tenaga, modal yang tidak sedikit.

 

Alhamdulillah, Awal tahun ini saya dan istri terancam lulus kuliah. Kemudian momentum 2013 akan saya gunakan untuk melatih kemampuan menggambar saya supaya lebih baik lagi, mengembangkan bisnis yang selama ini lebih banyak mengendap di konsep saja, dan keluarga kecil saya yang membutuhkan perhatian penuh.

 

Ini baru tanggal 11 Desember 2012, tapi insya Allah

Saya sudah siap dengan resolusi hidup tahun depan.

Bagaimana dengan anda kawan?

Advertisements


Image

sumber gambar : istockphoto

Di kantor saya ada seorang pensiunan yang enerjik sekali

Lho, kok pensiunan masih aja ke kantor?

Ya karena beliau rumahnya nggak jauh dari kantor dan punya usaha juga

Di kantor kami

Kalau bicara usahanya sih biasa saja

Hanya jualan kue yang diantar ke ruangan-ruangan paginya

Kemudian, sorenya diambil lagi

Serta antar pegawai ke stasiun manggarai

Kita tidak bicara soal segi bisnisnya yang terlihat biasa saja

Kita bicarakan etos kerja beliau yang luar biasa besar

Disaat banyak pensiunan lain yang justru sakit-sakitan selepas bekerja

Beliau malah tampak bugar di usianya yang menjelang 60 tahun

Mungkin beliau selalu menyibukkan diri untuk bekerja

Mondar mandir kesana kemari mengantarkan dagangan dan pegawai

Sehingga nggak ada waktu untuk bengong saja

Nggak ada waktu untuk mikir macam-macam

Sehingga beliau tampak begitu bugar dan sehat

Barangkali kita para pekerja juga perlu memikirkan

Kelak ketika kita pensiun, kita mau menyibukkan diri dengan apa?

Barangkali saat ini, selagi masih bugar, kita perlu memikirkannya

Sehingga penghujung waktu kita tidak disia-siakan begitu saja

Dosen saya yang sudah meninggalkan dunia hitam (baca rambut putih semua)

Memberikan tips agar sehat sampai usia tua, diantaranya:

  1. Olahraga minimal 30 menit setiap hari
  2. Mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari (bukan kopi/teh)
  3. Jaga pola makan (food combining)

Tiga langkah diatas beliau kerjakan mulai dari masih muda, bukan saat sudah tua baru memulai.

Bukankah Rosululloh bersabda bahwa manusia yang paling baik adalah yang panjang umur dan banyak amalnya?

Dari Abu Bakar RA, “Wahai Nabi Saw, siapakah manusia yang paling baik?”. Beliau Bersabda, “Orang yang panjang umur dan baik amalnya”. Ia bertanya lagi, “siapakah manusia yang jelek?”, Nabi menjawab, “Orang yang panjang umur lagi buruk amal nya”. (HR Ahmad dan At-Tirmidzi)

Dari Abu hurairah RA, berkata Nabi Saw, “Maukah kalian aku kabarkan siapa yang terbaik dari kalian?”. Sahabat menjawab, “Iya”. Nabi Saw berkata, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling panjang umurnya dan paling baik amalnya”. (HR Ahmad)



tertarik dengan gambar headline kompas hari ini

 

Berapa lama anda menunggu?

Menunggu antrian

Menunggu janjian dengan orang lain

Menunggu angkutan umum

 

Berapa lama anda berada di perjalanan?

Berapa lama anda berada di kamar mandi?

 

Ada banyak sekali waktu luang di kehidupan kita

Bagaimanapun kondisinya

Walaupun kita sebenarnya tidak suka menunggu

Kita tetap harus menjalaninya

Suka maupun tidak

 

Saya sendiri setiap hari punya waktu luang setidaknya satu jam

Waktu luang itu saat perjalanan di kereta listrik (commuter line) dalam perjalanan bekasi Jakarta PP

 

Saya sering terkagum dengan orang-orang aneh

Bagaimana tidak aneh jika mereka itu sangat sedikit jumlahnya?

Nggak umum gitu

 

Mereka berada di kereta seakan menikmati betul

Mereka membaca Al Qur’an di kereta

Mereka membaca buku di kereta

Mereka yang menyibukkan diri dengan hal-hal yang positif

 

Mereka seolah oase ditengah kegiatan lain yang lebih dominan tidur di perjalanan

mereka lebih senang tidak bergosip di perjalanan

mereka adalah orang-orang aneh

 

Namun, justru orang-orang yang terlihat aneh itulah yang derajatnya lebih tinggi dimata Allah

Mereka memanfaatkan waktu luang dengan baik

Mereka lah yang menjalankan sunnah Rosululloh

 

Rasulullah SAW bersabda, ”Ada dua nikmat, di mana banyak manusia tertipu di dalamnya, yakni kesehatan dan kesempatan.” (HR Bukhori).

 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Barzah, bahwa Rasulullah SAW  bersabda: “Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam pada hari kiamat sebelum ditanya tentang 4 perkara : Tentang umurnya untuk apa ia habiskan, masa mudanya untuk apa ia gunakan, hartanya dari mana diperoleh dan kemana dibelanjakan, dan ilmunya, apa yang diamalkannya.” (HR. Tirmidzi)

Saya terkadang malu, kegiatan saya di dalam kereta lebih nggak penting daripada kegiatan mereka,

Membaca Koran lah, ngobrol, bahkan bergosip

Terkadang mencela kebijakan-kebijakan pemerintah

Sungguh sayang waktu itu terbuang

 

Yang ada justru saya merasa boring

Saya merasa perjalanan lama sekali

Saya menyia-nyiakan waktu yang ada

 

Jadi, bagaimana cara kita memanfaatkan waktu luang dengan baik?

Ada beberapa tips agar kita bisa melakukan kegiatan positif yang mungkin bisa kita lakukan, diantaranya:

 

  1. Senantiasa membawa Al Qur’an
  2. Membawa mp3 berisi tilawah Al Qur’an
  3. Membawa buku kesukaan
  4. Membawa smartphone (internetan yang berguna)
  5. Membawa ebook reader/tablet kesayangan (baca ebook)
  6. Terserah anda, anda lebih tau diri anda

 

Semoga berguna 😀