Just another WordPress.com site

Category Archives: jodoh


IMG_20140824_093532

menikah adalah suatu perjanjian berat
menikah adalah perjanjian berat yang hanya disebut tiga kali
salah satunya adalah perjanjian yang berat bernama pernikahan
di usia saya yang almost 30
saya dapati banyak sekali perubahan yang terjadi semenjak menikah lebih dari 4 tahun yang lalu
kini, giliran salah satu teman terbaik saya yang menikah
saat yang lain sudah banyak yang sibuk dengan urusan masing-masing
ia dengan sabar menunggu kakaknya menikah
memang itu nggak ada syariatnya dalam islam
memang itu suatu hal yang berat
tapi ia mampu
mampu meluluhkan egonya
mampu menahan diri
demi menuruti permintaan orang tua
agar menikah setelah kakaknya menikah
sebuah ketaatan yang luar biasa kepada orang tua
meski berat, asalkan permintaan itu bukanlah permintaan untuk berbuat maksiat
sahabat, terima kasih
mengajarkan padaku tentang kesabaran
meski kau tahu, itu berat untukmu
ketika teman-temanmu sudah banyak yang menggendong anak
bahkan sampai sudah dua anak
atau bahkan tiga anak
semoga segera dikaruniai keturunan yang akan menlanjutkan perjuangan
semoga lahir dari rahim istrimu anak-anak yang sehat dan kuat
yang berjuang menegakkan Dienul Islam
seperti yang kau ajarkan padaku tentang kehidupan
Advertisements


sumber gambar : google

Saya teringat di facebook banyak wanita yang galau karena belum menikah

Mau tak mau saya juga melihat status-status itu, walau sebenarnya rishih saya dibuatnya

Lalu, saya juga melihat jawaban-jawaban menggelikan dari orang2 yang berkomentar

Ternyata ada juga yang memberikan saran simple

“jodoh itu cari aja di masjid, waktu sholat subuh. Jika ada laki-laki yang istiqomah sholat subuh di masjid, maka pilihlah ia jadi pendampingmu”

saran sederhana saya pikir, namun manjur

saya jadi teringat dengan hadist

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata ” Rasulullah saw. Bersabda: “Tidak ada salah yg lebih berat bagi orang-orang munafik melebihi dari salat Subuh dan Isya. Seandainya mereka mengetahui keutamaan kedua salat itu, niscaya mereka mendatangi keduanya (berjamaah), walaupun dg merangkat” (HR. Bukhari dan Muslim)

Yap, nggak ada yang lebih berat dari orang munafik selain sholat isya dan subuh berjama’ah di masjid

Mungkin, laki-laki bisa saja mencitrakan dirinya seloah-olah ia paling soleh dan sangat pantas jadi suami kita

Namun, berat baginya untuk hadir saat waktu isya dan subuh di masjid

Karena, Rosululloh pun menyadari akan hal itu

Betapa berat waktu-waktu isya dan subuh itu untuk keluar dan menuju masjid

Kecuali dengan bekal keimanan yang kuat

Saya jadi teringat saat teman kuliah saya bercerita ketika bertemu dengan calon istrinya

Karena belum saling kenal lebih jauh, sang calon istri bertanya

“mas fulan, selama sebulan ini berapa kali nggak sholat subuh berjama’ah di masjid?”

wah, bagi saya itu adalah pertanyaan terberat untuk dijawab

andai saya yang ditanya, maka saya akan mundur teratur dari bursa pencalonan

saya mau jawab berapa kali lha wong yang lowong banyak, sampai lupa sudah berapa kali nggak subuh di masjid

di masjid dekat rumah saya ada laki-laki muda yang begitu istiqomah sholat subuh di masjid

orangnya ganteng, santun, dan ramah

andai saja beliau belum menikah, maka saya sudah berusaha menjodohkannya dengan saudara/teman terbaik yang saya punyai

jadi, para muslimah

jika ingin mencari laki-laki soleh, mintalah ayahmu atau kakak laki-lakumu

untuk melihat laki-laki mana yang istiqomah datang kesana

Insya Allah ia baik untukmu 🙂