sumber foto

Sore itu saya sedang keliling Pertokoan Proyek Bekasi

Mencari kebutuhan penting keluarga kecil kami, pompa air 🙂

Namun, bukanlah pompa air yang akan saya bahas kali ini

Tema kita adalah bekerja keras

Tak lama berselang, angkutan umum model elf melaju kencang

Ojek-ojek pun berseliweran membuntuti elf itu

Berharap ada penumpang yang turun disana.

Semoga saja…

Benar saja, elf pun menepi tiba-tiba

Ojek-ojek pun makin bermanuver

Sayang bagi salah satu tukang ojek

Entah salah bermanuver atau baru belajar

Ia terjatuh saat menyenggol sisi elf

Celananya sobek sehingga kulitnya pun mengelupas

Darah mengalir disana

Ditangannya pun seperti itu

Darah mengalir disana walau terlihat kecil saja lukanya

Ia lalu bangkit dan kembali menegakkan motornya

Dibantu orang-orang disekitarnya

Ia tidak mengeluh

Tak ada obat merah, tak ada kompres mengompres

Ia lalu bersiap kembali

Menunggu “sewa” sebutan untuk penumpang ojek

Sambil menahan perih

Saya hanya bisa memandangnya dari jauh dengan perasaan teriris-iris

Pasti sakit, namun ia memilih untuk tetap tegar dan mengabaikan rasa sakitnya

Teriris-iris pula hati saya, malu rasanya

Betapa apa yang telah saya lakukan untuk mencari nafkah tidaklah segiat tukang ojek itu

Barangkali, ia teringat akan keluarganya

Mereka butuh makan, maka ia tak ada pilihan selain terus mangkal menunggu sewa

Agar asap dapur keluarganya tetap mengepul

Cicilan motornya belum terbayarkan, sehingga jika ia berhenti narik hari itu

Cicilan motor akan terus menumpuk

Dalam sebuah hadistnya, Rosululloh SAW bersabda,

Mencari rezeki yang halal adalah wajib sesudah menunaikan yang fardhu (seperti shalat, puasa, dll). (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)

Subhanalloh, aktifitas bekerja adalah ibadah wajib setelah menunaikan ibadah yang fardhu. Betapa mulianya orang yang bekerja. Bahkan Alloh menempatkannya sebagai ibadah mulia. Dan kita kali ini belajar dari tukang ojek yang tetap bekerja meskipun musibah menimpanya. Ia tetap bertahan demi bekerja.

Insya Alloh, pak tukang ojek tadi disayang Alloh, karena dalam hadistnya, Rosululloh SAW bersabda:

Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hambaNya bersusah payah (lelah) dalam mencari rezeki yang halal. (HR. Ad-Dailami)

Mau disayang Alloh? Bekerja keraslah J

Hari ini kita bisa belajar dari tukang ojek dalam bersusah payah dalam bekerja.

Advertisements